Oleh : Dora Febrina
"Ternyata begini rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama." gumam Lisa seraya memainkan ujung rambutnya
Gelisah, menunggu, gembira, tertawa, bertanya-tanya. Semua campur aduk buyarkan sederetan agenda dan segudang rencana.
"Katanya nggak bakalan jatuh cinta. Apa itu cinta, makan itu cinta. Duh yang lagi jatuh cinta, senangnya." ucap lala berbinar-binar menggoda sahabatnya itu
Lisa wanita energik yang menghabiskan hari-harinya dengan segudang kesibukan. Seolah ia akan hidup seribu tahun lagi. Tak pernah mengenal kata lelah, selalu ada aktifitas yang menguras tenaga dan pikirannya.
Lisa si kepala batu, begitu teman-teman menjulukinya.
Walau dibalik watak kerasnya, ia adalah wanita yang baik, parasnya cantik, budinya baik. Tulus menyayangi dan selalu ingin berbagi.
Tak heran jika teman-temannya selalu bertanya, kapan ia akan membuka hatinya. Karena ia pantas dicintai.
"Kamu baik paras dan hatimu Lis, buka hatimu. Mau sampai kapan kamu bersembunyi dibalik segudang aktifitasmu?" ucap Lala lirih
Ruang di cafe itu menjadi sunyi seolah ikut merasakan keprihatinan Lala yang mendalam karena kepeduliannya.
Lala menghabiskan es jeruk seraya berpindah duduk tepat disamping Lisa dan berbisik "Aku tau bagaimanapun kamu berusaha riang dan fokus dengan pekerjaanmu, ada ruang kosong dihatimu."
Mereka berdiri lalu berjalan meninggalkan cafe, kali ini tidak berdampingan seperti biasanya. Berpisah ditempat parkir tanpa kata-kata, hanya lambaian tangan tanpa makna dan hampa.
Selesai membersihkan badan Lisa terduduk didepan meja rias diruang tidurnya
"Kenapa begitu sulitnya bagi mereka untuk menghargai keputusanmu. Kamu bahagia dengan hidupmu, apa yang salah dengan keputusanmu?" tanya Lisa pada wanita di dalam cermin
Waktu menunjukkan pukul 01.34
Derap langkah kaki beralaskan sandal hello Kitty berwarna pink, menuju tempat tidur memecahkan keheningan pagi dini hari
Derap langkah kaki beralaskan sandal hello Kitty berwarna pink, menuju tempat tidur memecahkan keheningan pagi dini hari
Matanya tak kunjung terpejam, asik memandangi langit-langit dikamar mungil bernuansa pink penuh dengan ornamen hello Kitty, pikirannya kembali pada percakapannya dengan Lala sore kemarin
'Mereka tidak benar-benar memahami aku. Mereka tidak tau luka hati ini' bathinnya
Waktu terus berjalan, kepalanya penuh dengan date line pekerjaan.
Ruang 4X6 itu semakin dingin. Lisa menarik selimutnya berusaha memejamkan mata.
'Ah sudahlah, apa yang memang menjadi milikku atas kehendak-NYA, maka akan jadi milikku' bathin Lisa disela-sela dzikirnya berusaha memejamkan mata
"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia".
(QS Yasin ayat 82).
Burung-burung bernyanyi bersautan menyemangati sabtu paginya. Cahaya mentari bersinar cerah janjikan harapan.
Lisa sudah siap dengan kostum lari pagi, tak satu masalahpun ia biarkan bersemayam dalam hati.
Masih bisa menghirup udara pagi, menikmati O2 yang berlimpah di alam semesta, satu alasan terindah atas rasa syukurnya pagi itu.
"Lagi-lagi guguk itu, peliharaan siapa sih itu. Mengganggu pejalan kaki tauuu !" dahinya mengerenyit setengah mengumpat
Pengalaman dikejar anjing pada masa kanak-kanak membuat Lisa takut jika bertemu dengan binatang berkaki empat yang gonggongannya memekakkan telinga.
"Ayo mbak jalan terus, saya temani." suara bariton membuyarkan kepanikannya
Lisa menoleh agak menengadah ternganga. matanya tak berkedip "Indahnya ciptaan-MU ya Robb.."
"Ayo mbak, nanti matahari baiknya keburu pergi lo." ucap pria itu dengan senyum manisnya
Mulutnya terkunci, wajahnya kaku bagai kanebo kering. Terus berjalan menjauh dari anjing yang wajahnya jauh dari ramah.
Tiba dipersimpangan, pria tersebut berhenti "Saya belok kesini ya mbak, nanti hati-hati saat kembali. Jangan panik, In Sha Allah nggak akan dikejar."
"Terima kasih ya." Lisa membalas senyuman pria itu
Masih setengah terperangah Lisa melanjutkan jalan paginya, keluar dari rute yang biasa ia lalui.
"Ah bodohnya aku, kenapa tidak kuajak bicara. Tanya ini itu sok kenal sok dekat macam anak jaman now. Namanya pun aku tidak tau." sesal Lisa
"Puk ... " bahu kanan Lisa kejatuhan benda berat dan terasa hangat.
Diberanikannya menoleh ke bahu. Ada tangan kekar menyentuh dengan lembut bahu kanannya, Lisa menengadah tersenyum, semakin manis dengan binar bola mata bulatnya yang jernih.
"Boleh aku minta nomer telephonemu?" ucap Pria yang melindunginya pagi itu
"Terima kasih ya, nanti aku hubungi kamu." ucapnya lagi dengan lembut
"Di negeri yang baik, airmata tak pernah dihapus oleh tisu, tapi oleh tangan kekasih."
Saling melambaikan tangan. Lisa berlalu melanjutkan jalan paginya
"Hal yang tidak aku mengerti, dari mana dan karena apa. Semua terasa begitu menenangkan Hati." ucap Lisa dalam hati
Langkahnya semakin bersemangat. Senyuman sumringah menghiasi wajah ovalnya.
Ratusan alasan dicari, ribuan sebab dikaji, jutaan pertanyaan menghampiri, tiada jawaban terurai.
Ah sudahlah "Aku Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama."
*_Selesai_*
The Prairie
Oktober, 17
Oleh : Dora Febrina
Belenggu
Memenjarakan kalbu
Dalam ruang Biru
Mengharu sendu disayat sembilu
Memenjarakan kalbu
Dalam ruang Biru
Mengharu sendu disayat sembilu
Tidaklah pintu yang tertutup
Mata Hati terkatup
Merangkai asa
Tersiksa
Mata Hati terkatup
Merangkai asa
Tersiksa
Luput hari merangkai makna
Carut-marut menghias jiwa
Tersungkur nelangsa
Lara
Carut-marut menghias jiwa
Tersungkur nelangsa
Lara
Masih kau di sana
Sesakkan relung kalbu
Menyiratkan Rasa
Rindu
Sesakkan relung kalbu
Menyiratkan Rasa
Rindu
Oktober, 15
The Prairie
The Prairie
Review Training Blogging for begginer bacht 5
- December 24, 2018
- By Dora Febrina
- 0 Comments
Review Training Blogging for begginer bacht 5
Assalamu’alaikum Bunda,
Alhamdulillah akhirnya punya juga blog personal.Langkah awal yang bagus, Karena pengenalan materi dan cara membuatnya, sangat cocok buat pemula seperti aku.
Sedikit berbagi informasi mengenai 7 hari mengikuti training tanpa tatap muka, alias online Bunda.
Kebayang ya Bun, lumayan berasap.
Mengepul manja menembus ubun-ubun he he he.
7 Hari pendampingan memang sudah berakhir, pendampingannya bukan ilmunya. Ilmunya sudah melekat Bunda.
° Hari Pertama
Sedikit berbagi informasi mengenai 7 hari mengikuti training tanpa tatap muka, alias online Bunda.
Kebayang ya Bun, lumayan berasap.
Mengepul manja menembus ubun-ubun he he he.
7 Hari pendampingan memang sudah berakhir, pendampingannya bukan ilmunya. Ilmunya sudah melekat Bunda.
° Hari Pertama
Dengan materi pengenalan Blog, tutorial pembuatan hingga aturan tentang menjaga hak cipta.
Didampingi PJ Saras, hingga Blog jadi di hari yang sama.
Bagi yang belum punya blog, direkomendasikan aplikasi user friendly berikut tutorialnya.
Didampingi sampai benar dan sesuai petunjuk.
Hasil pembuatan blog kita serahkan berupa link, untuk diperiksa oleh PJ.
° Hari Kedua, Praktek membuat Header Blog.
Tutorialnya mudah dipahami, dalam sekejap kita sudah bisa buat Header blog yang terlihat menarik untuk Blog Personal Kita.
Header adalah bagian atas blog, berisi judul dan deskripsi blog.
° Hari Ketiga
Memperbaiki tampilan blog dan template di dashboard.
Hingga blog terlihat cantik, menarik dan professional.
° Hari keempat pendampingan membuat profil tentang saya (Profil pemilik Blog).
Pengunjung lebih mudah mengetahui dan mengenal lebih banyak tentang Pemilik blog, isi blog serta tujuan memiliki blog itu sendiri.
Didampingi PJ Saras, hingga Blog jadi di hari yang sama.
Bagi yang belum punya blog, direkomendasikan aplikasi user friendly berikut tutorialnya.
Didampingi sampai benar dan sesuai petunjuk.
Hasil pembuatan blog kita serahkan berupa link, untuk diperiksa oleh PJ.
° Hari Kedua, Praktek membuat Header Blog.
Tutorialnya mudah dipahami, dalam sekejap kita sudah bisa buat Header blog yang terlihat menarik untuk Blog Personal Kita.
Header adalah bagian atas blog, berisi judul dan deskripsi blog.
° Hari Ketiga
Memperbaiki tampilan blog dan template di dashboard.
Hingga blog terlihat cantik, menarik dan professional.
° Hari keempat pendampingan membuat profil tentang saya (Profil pemilik Blog).
Pengunjung lebih mudah mengetahui dan mengenal lebih banyak tentang Pemilik blog, isi blog serta tujuan memiliki blog itu sendiri.
° Hari kelima pendampingan memasang widget, Link media sosial apa saja yang kita punya.
Memudahkan pengunjung blog untuk tahu aktifitas pemilik Blog.
Misalkan, produk yang kita jual, cerpen, cerber, atau tulisan kita, jika kita punya media sosial khusus untuk tulisan.
Ataupun artikel-artikel yang kita buat.
Dan memasang menu navigasi.
Menu navigasi sangat penting untuk memudahkan pengunjung memahami isi dari blog tersebut.
Selain itu terlihat bahwa Blog dikelola dengan baik.
° Hari keenam dan ketujuh.
Tanya jawab seputar blogging dan menentukan niche Blog, sampai informasi serta tanya jawab mengenai berbagai keuntungan memiliki Blog.
Seiring berjalannya training, kita diberi tugas membuat beberapa artikel, yang tema dan deadlinenya sudah ditentukan.
Alhasil, saat pembuatan, merapikan tampilan blog dan masa pendampingan selesai, kita sudah punya Blog Personal yang layak tayang.
Secara keseluruhan training yang sangat bermanfaat untuk aku. Padat, singkat dan jelas.
Tiap materi butuh 1 hari, karena memang praktek tidak sesederhana judul materinya.
Tak kenal maka tak sayang, begitu banyak manfaat yang bisa kita dapat dengan memiliki Blog Personal.
Semoga review yang aku buat ini bermanfaat bagi Bunda yang tertarik memiliki Blog Personal.
Terima Kasih sudah berkunjung Sahabat Love and Life.
Memudahkan pengunjung blog untuk tahu aktifitas pemilik Blog.
Misalkan, produk yang kita jual, cerpen, cerber, atau tulisan kita, jika kita punya media sosial khusus untuk tulisan.
Ataupun artikel-artikel yang kita buat.
Dan memasang menu navigasi.
Menu navigasi sangat penting untuk memudahkan pengunjung memahami isi dari blog tersebut.
Selain itu terlihat bahwa Blog dikelola dengan baik.
° Hari keenam dan ketujuh.
Tanya jawab seputar blogging dan menentukan niche Blog, sampai informasi serta tanya jawab mengenai berbagai keuntungan memiliki Blog.
Seiring berjalannya training, kita diberi tugas membuat beberapa artikel, yang tema dan deadlinenya sudah ditentukan.
Alhasil, saat pembuatan, merapikan tampilan blog dan masa pendampingan selesai, kita sudah punya Blog Personal yang layak tayang.
Secara keseluruhan training yang sangat bermanfaat untuk aku. Padat, singkat dan jelas.
Tiap materi butuh 1 hari, karena memang praktek tidak sesederhana judul materinya.
Tak kenal maka tak sayang, begitu banyak manfaat yang bisa kita dapat dengan memiliki Blog Personal.
Semoga review yang aku buat ini bermanfaat bagi Bunda yang tertarik memiliki Blog Personal.
Terima Kasih sudah berkunjung Sahabat Love and Life.
'Kedekatan, seringkali menimbulkan tuntutan.'
Sahabat Love and Life, hanya dalamnya hati yang tidak bisa diukur. Berkumpul belum tentu sehati.
Yang namanya hati itu sungguh istimewa. Karena menentukan cara pandang dan lisan kita.
Sahabat tentunya punya beberapa teman, yang sering pergi sama-sama bahkan sampai punya grup di beberapa media sosial, katakanlah dalam 1 grup terdiri dari 5 sampai 10 anggota dan kebersamaan sudah lebih dari 7 atau 8 tahun. Muluskah jalannya pertemanan?, Hampir bisa dipastikan, jawabannya adalah tidak. Beragam konflik muncul dari hal sepele sampai prinsip.
Aku beri contoh dari hal yang sebenarnya sepele ya Sahabat.
Semua pasti tahu, whatsapp messenger adalah aplikasi yang paling banyak digunakan untuk ciptakan kumpulan, entah alumni SD, SMP, SMA, Kuliah bahkan kantor lama. Aplikasi user friendly, dengan peningkatan fasilitas dari waktu ke waktu.
Misalkan saja, ada 1 teman yang posting tentang keberhasilannya akan satu hal. Lalu teman yang posting, bisa lihat pada menu 'info' siapa saja yang sudah membaca, karena merasa 'dekat', seringkali ngopi bareng bahkan saat ada acara keluarga pun, teman tersebut acapkali diundang. Timbul harapan ingin ada timbal balik berupa dukungan, ucapan selamat, hal-hal yang mengekspresikan ikut berbahagia. Namun kenyataannya banyak yang 'hanya dibaca'
Nah, hal tersebutlah yang membuat si pengirim pesan 'berprasangka' lalu karena merasa 'kenal' dengan si B yang cenderung dengki atau si C yang gak peduli, muncullah segala prasangka di hati si pengirim pesan 'kok tidak ada tanggapan, padahal kan sudah dibaca, masa iya gak sempat balas sebagai bentuk support, biasanya kalau pesan lucu-lucuan atau gossip, tanggapannya cepat.'
Jadilah hal tersebut berulang, pada akhirnya menjadi duri dalam hati.
Sahabat, sejatinya kala kita berkata 'Dia, temanku' segala suka duka baiknya dilalui bersama.
Sepele memang, namun sanggup merusak hati.
Sesibuk apa kita?, hingga tak ada waktu untuk menyenangkan hati teman sendiri.
Sementara untuk hal ketawa ketiwi, bicarakan kekurangan seseorang, nyaris selalu punya waktu.
Sahabat Love and Life, hanya dalamnya hati yang tidak bisa diukur. Berkumpul belum tentu sehati.
Yang namanya hati itu sungguh istimewa. Karena menentukan cara pandang dan lisan kita.
Sahabat tentunya punya beberapa teman, yang sering pergi sama-sama bahkan sampai punya grup di beberapa media sosial, katakanlah dalam 1 grup terdiri dari 5 sampai 10 anggota dan kebersamaan sudah lebih dari 7 atau 8 tahun. Muluskah jalannya pertemanan?, Hampir bisa dipastikan, jawabannya adalah tidak. Beragam konflik muncul dari hal sepele sampai prinsip.
Aku beri contoh dari hal yang sebenarnya sepele ya Sahabat.
Semua pasti tahu, whatsapp messenger adalah aplikasi yang paling banyak digunakan untuk ciptakan kumpulan, entah alumni SD, SMP, SMA, Kuliah bahkan kantor lama. Aplikasi user friendly, dengan peningkatan fasilitas dari waktu ke waktu.
Misalkan saja, ada 1 teman yang posting tentang keberhasilannya akan satu hal. Lalu teman yang posting, bisa lihat pada menu 'info' siapa saja yang sudah membaca, karena merasa 'dekat', seringkali ngopi bareng bahkan saat ada acara keluarga pun, teman tersebut acapkali diundang. Timbul harapan ingin ada timbal balik berupa dukungan, ucapan selamat, hal-hal yang mengekspresikan ikut berbahagia. Namun kenyataannya banyak yang 'hanya dibaca'
Nah, hal tersebutlah yang membuat si pengirim pesan 'berprasangka' lalu karena merasa 'kenal' dengan si B yang cenderung dengki atau si C yang gak peduli, muncullah segala prasangka di hati si pengirim pesan 'kok tidak ada tanggapan, padahal kan sudah dibaca, masa iya gak sempat balas sebagai bentuk support, biasanya kalau pesan lucu-lucuan atau gossip, tanggapannya cepat.'
Jadilah hal tersebut berulang, pada akhirnya menjadi duri dalam hati.
Sahabat, sejatinya kala kita berkata 'Dia, temanku' segala suka duka baiknya dilalui bersama.
Sepele memang, namun sanggup merusak hati.
Sesibuk apa kita?, hingga tak ada waktu untuk menyenangkan hati teman sendiri.
Sementara untuk hal ketawa ketiwi, bicarakan kekurangan seseorang, nyaris selalu punya waktu.
Jika tak sempat menanggapi saat itu, sempatkanlah saat luang atau dalam keadaan santai.
Memang perlu sekali ya memberi tanggapan?
Menurut aku perlu, jika ingin langgeng, bangunlah kedekatan dengan saling peduli. Jika mengaku teman, belajar untuk lebih beremphaty.
Mengapa semua itu perlu?, karena semua itu datangnya dari hati.
Coba Sahabat Love and Life tanya pada diri, kala sahabat menganggap sesuatu itu 'penting' tentunya akan menjadi prioritas, atau setidaknya hal yang perlu mendapat perhatian.
Lalu kembalikan pada diri, jika aku yang di posisi itu, ucapan selamat dan Doa, tentu menambah semangat dan energy.
Betul apa betul?😉
Percayalah, saat seseorang bahagia karena kita. Allah akan kirimkan orang-orang yang juga membuat kita bahagia. Ataupun dalam bentuk dimudahkannya segala urusan kita, Aamiin YRA.
Semoga kita dimampukan menjadi insan yang selalu menjaga hati.
Dora Febrina
Memang perlu sekali ya memberi tanggapan?
Menurut aku perlu, jika ingin langgeng, bangunlah kedekatan dengan saling peduli. Jika mengaku teman, belajar untuk lebih beremphaty.
Mengapa semua itu perlu?, karena semua itu datangnya dari hati.
Coba Sahabat Love and Life tanya pada diri, kala sahabat menganggap sesuatu itu 'penting' tentunya akan menjadi prioritas, atau setidaknya hal yang perlu mendapat perhatian.
Lalu kembalikan pada diri, jika aku yang di posisi itu, ucapan selamat dan Doa, tentu menambah semangat dan energy.
Betul apa betul?😉
Percayalah, saat seseorang bahagia karena kita. Allah akan kirimkan orang-orang yang juga membuat kita bahagia. Ataupun dalam bentuk dimudahkannya segala urusan kita, Aamiin YRA.
Semoga kita dimampukan menjadi insan yang selalu menjaga hati.
Dora Febrina
Desember, 23
Assalamu 'alaikum Sahabat dorapunyacerita.blogspot.com
Malam ini saya mau menulis mengenai Kota Impian yang ingin saya kunjungi.
Saya sangat menyukai pantai, sungguh menemukan kedamaian kala mata memandang jauh ke tengah lautan. Hembusan angin membelai begitu mesra. Saat mentari terpancar, justru saya merasakan panas yang merasuki sekujur tubuh mengembalikan energy yang hilang.
Tempat yang sangat ingin saya kunjungi lagi adalah Bali.
dimintanya kota kok malah provinsi yang dituju ... he he he, gak apa-apa ya sahabat.
Ibu Kota Provinsi Bali adalah Denpasar. Bali juga merupakan salah satu pulau di Kepulauan Nusa Tenggara.
Kenapa Bali ?
Karena anak gadis saya sangat menginginkan, menjadi PR besar dan alasan terkuat untuk wujudkan impiannya.
Tak ada yang dapat memungkiri indahnya alam Pulau Dewata. Baik turis lokal maupun mancanegara.
Yang menjadi kendala selama ini adalah, saya belum mampu membunuh rasa takut bepergian hanya bersama anak-anak (kami bertiga) ke tempat yang bagi saya cukup jauh.
Semoga rasa takut ini segera berakhir, Aamiin ya Allah.
Agar mimpi-mimpi kami dapat terwujud satu demi satu.
Itulah tempat yang sangat ingin saya datangi, demi wujudkan impian gadisku dan membuatnya bahagia.
Bahagia saya sangatlah penting, karena bahagia mereka adalah bahagia saya. Mereka ‘penting’ dalam hidup saya.
Terima kasih Sahabat, telah mengunjungi dorapunyacerita.blogspot.com
Mengapa saya menulis di Blog
Tujuanku sederhana, ingin berkarya. Saling belajar, berbagi dan bermanfaat.
Sadar akan ketidak sempurnaan sebagai perempuan, aku senang mengamati lingkungan sekitar, darinya aku belajar dan berusaha memperbaiki diri.
44 tahun perjalanan kehidupan, waktu yang cukup untuk mampu memahami berbagai karakter orang-orang yang aku temui.
Seperti yang kita ketahui, masalah itu adanya di alam pikiran kita. Prasangka, praduga, asumsi tanpa dasar, seringkali menimbulkan masalah-masalah yang merusak hati.
Sebagai mahluk sosial, manusia normal sadar bahwa dirinya tak bisa hidup sendiri, seberapa hebat diri, akan selalu ada kontribusi orang lain dalam pencapaiannya.
Sangat disayangkan, ego, keangkuhan, acapkali mendominasi pribadi. Dimana pada akhirnya hal-hal sepele berubah menjadi begitu prinsip atas nama harga diri.
Sering kita dengar “Jika tak bisa menyenangkan, janganlah menyakiti. Jika tak mampu menolong, jangan pula membebani. Memberi masukan tanpa menggurui. Menegur tanpa menghakimi.”
Banyak lagi kata positif lainnya yang mampu menyentuh hati, untuk menyadari kealpaan diri.
Pembaca dorapunyacerita.blogspot.com semoga melalui blog ini kita bisa berbagi untuk saling memperbaiki.
Sadar akan ketidak sempurnaan sebagai perempuan, aku senang mengamati lingkungan sekitar, darinya aku belajar dan berusaha memperbaiki diri.
44 tahun perjalanan kehidupan, waktu yang cukup untuk mampu memahami berbagai karakter orang-orang yang aku temui.
Seperti yang kita ketahui, masalah itu adanya di alam pikiran kita. Prasangka, praduga, asumsi tanpa dasar, seringkali menimbulkan masalah-masalah yang merusak hati.
Sebagai mahluk sosial, manusia normal sadar bahwa dirinya tak bisa hidup sendiri, seberapa hebat diri, akan selalu ada kontribusi orang lain dalam pencapaiannya.
Sangat disayangkan, ego, keangkuhan, acapkali mendominasi pribadi. Dimana pada akhirnya hal-hal sepele berubah menjadi begitu prinsip atas nama harga diri.
Sering kita dengar “Jika tak bisa menyenangkan, janganlah menyakiti. Jika tak mampu menolong, jangan pula membebani. Memberi masukan tanpa menggurui. Menegur tanpa menghakimi.”
Banyak lagi kata positif lainnya yang mampu menyentuh hati, untuk menyadari kealpaan diri.
Pembaca dorapunyacerita.blogspot.com semoga melalui blog ini kita bisa berbagi untuk saling memperbaiki.
Terima Kasih sudah berkunjung sahabat Love and Life.
Love and Life adalah personal blog yang membahas tentang Hidup dan kehidupan. Semua content yang ditulis murni dari pengalaman, pengetahuan, dan pendapat dari penulis.
Ketika sahabat love and life berkunjung di blog dorapunyacerita.blogspot.com berarti sahabat love and life setuju dengan beberapa ketentuan berikut ini:
- Menyetujui untuk tidak menyalin ulang semua content yang ada di dalam blog dorapunyacerita.blogspot.com tanpa izin dari pemilik blog ini.
- Content dalam bentuk gambar, grafik yang ada di dorapunyacerita.blogspot.com adalah hak cipta blog ini.
- Sahabat love and life setuju untuk tidak melakukan perilaku yang mengganggu kenyamanan dorapunyacerita.blogspot.com dan pembacanya, misalnya memberikan komentar dalam bentuk SPAM, mengandung unsur SARA, pelecehan serta hal lain yang melanggar kaidah agama, etika dan tata krama.
Pelanggaran
Jika ada pengguna yang kedapatan telah melakukan pelanggaran TOS di dorapunyacerita.blogspot.com maka owner berhak untuk melakukan tindakan yang diperlukan, misalnya menghapus komentar yang berisi SPAM, memblok IP komputer atau tindakan-tindakan lainnya.
Maraknya pemberitaan mengenai LGBT, pelecehan sexual, bencana alam, menambah kekhawatiran orang tua.
Pertanyaannya, haruskah anak kita cekoki nasihat bertubi-tubi serta larangan yang condong mengkerdilkan mental?
Saya orang tua tunggal dengan dua anak. Si sulung laki-laki 15 tahun, si bungsu 12 tahun. Hubungan kami sangat dekat, tidak melulu terikat aturan antara Ibu dan anak melainkan menjadikan mereka sahabat, rekan dalam pekerjaan rumah tangga bahkan penasihat saya.
Kami membiasakan saling terbuka, menerima masukan, bertanggung jawab, jujur dan berani mengakui kesalahan. Kami dekat secara emosional, enggan berjauhan dan masih menyenangi pergi bersama.
Intinya saya ‘mengenal’ mereka.
Kami membiasakan saling terbuka, menerima masukan, bertanggung jawab, jujur dan berani mengakui kesalahan. Kami dekat secara emosional, enggan berjauhan dan masih menyenangi pergi bersama.
Intinya saya ‘mengenal’ mereka.
Contoh sikap anak-anak :
“Mi, aku kerja kelompok di rumah Farhan, Ada ibunya. Ini nomor ponsel Farhan.”
“Oke, jam berapa selesainya?”
“Jam 4.”
Kurang lebih pukul 17.00, Uda (panggilan Abang untuk orang Minang) sudah sampai di rumah.
Dengan izin dan pulang tepat waktu, bagi saya itu hal yang patut dihargai dan pantas dipuji.
Yang sangat mengganggu pikiran adalah campur tangan orang tua dengan kekhawatiran yang berlebihan. Tiap waktu menelfon memastikan anak-anak sudah di rumah, saat hujan deras memerintahkan agar anak tidak perlu masuk sekolah, belum lagi serentetan cerita kriminal dan kenakalan remaja tiap mereka izin keluar rumah.
Kasih sayang yang ‘menjauhkan’, anak-anak sangat sulit diajak ke rumah kakek neneknya.
Yang sangat mengganggu pikiran adalah campur tangan orang tua dengan kekhawatiran yang berlebihan. Tiap waktu menelfon memastikan anak-anak sudah di rumah, saat hujan deras memerintahkan agar anak tidak perlu masuk sekolah, belum lagi serentetan cerita kriminal dan kenakalan remaja tiap mereka izin keluar rumah.
Kasih sayang yang ‘menjauhkan’, anak-anak sangat sulit diajak ke rumah kakek neneknya.
Mata saya hanya dua, raga saya tidak dapat di foto kopi, apa yang bisa kita lakukan ?
- Mengandalkan Mata Allah dengan doa kita
- Berikan kepercayaan dan latih tanggung jawab
- Bekali ilmu, baik Agama maupun pengetahuan
- Penerapan hal-hal yang membaikkan akhlak, etika dan tata krama
Saya Love and Life adalah nama blog personal dari Dora Febrina, ibu dari dua anugerah Allah yang paling indah.
Seorang Sarjana Ekonomi Keuangan dan Perbankan, Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Jakarta. Tidak pernah menjadi karyawan Bank, melainkan terdampar di Perusahaan Telekomunikasi selama 12 tahun.
Desember 2008 memutuskan mengundurkan diri dengan alasan demi kepentingan keluarga dan memilih berwira usaha.
Tujuan saya memiliki blog personal ini sederhana, tetap produktif dan menjadi manusia yang bermanfaat. Salah satunya melalui tulisan.
Untuk semua komunikasi positif, bisa menghubungi langsung via email dan whatsapp :
febrinadora@yahoo.com
febrinadora16@gmail.com
WhatsApp : 0815 832 9198















